Sinergi BRMP dan DPW Nasdem Papua, Bahas Program Strategis Kementan
Jayapura, 12 Oktober 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Papua menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Papua (12/10). Kegiatan berlangsung di ruang rapat Kepala BRMP Papua.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut surat permohonan DPW Partai NasDem Provinsi Papua Nomor 008/SE.2/DPW-NasDem Papua/X/2026 tanggal 8 Oktober 2026. Surat tersebut menyebut audiensi dilakukan dalam rangka mendukung Asta Cita ke-2 dan program prioritas Presiden Republik Indonesia, yakni swasembada pangan nasional, melalui kolaborasi lintas kementerian, khususnya Kementerian Pertanian.
Dari pihak BRMP Papua hadir Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan dan Modernisasi Pertanian mewakili Kepala BRMP Papua. Selain itu, hadir juga Kepala Bagian Tata Usaha, Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Kapoksi Program dan Pengujian, serta jajaran Ketua Tim Kerja (Katimker) BRMP Papua. Adapun pihak DPW Partai NasDem Papua hadir diwakili oleh Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md. Tek., S.T., M.T., IPM, yang juga anggota Komisi IV DPRD Provinsi Papua.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas upaya memperkuat pemberdayaan petani di Papua sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan nasional. Pemberdayaan petani dipandang penting agar program pemerintah di sektor pertanian dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya langsung oleh petani.
Dalam diskusi, Alberth Merauje menyampaikan keinginannya mengetahui lebih jauh program-program strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Provinsi Papua, termasuk perkembangan pelaksanaannya. Menanggapi hal itu, jajaran BRMP Papua menjelaskan program-program yang berjalan serta progresnya di lapangan. Salah satunya terkait Bantuan Pemerintah yang kemudian dijelaskan aturannya sesuai dengan Permentan Nomor 2 Tahun 2026.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara BRMP Papua, lembaga legislatif daerah, dan mitra strategis lainnya dalam mendorong pembangunan pertanian di Papua. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pendampingan, penyuluhan, dan penerapan teknologi pertanian modern bagi petani, sehingga mendukung tercapainya swasembada pangan nasional.